Selasa, 11 Juni 2013


v Fungsi IF (Tunggal)
Sebagai artikel perdana, pada halaman ini akan saya tuliskan penerapan Fungsi IF dengan nilai tunggal. Untuk mempermudah gambaran, dalam percakapan sehari-hari kita sangat sering bertemu dengan fungsi pengandaian ini.
Misal, Jika Nilai ujian Mata Kuliah Matematika adalah 60 atau lebih, maka dinyatakan Lulus.
Maka pengertian dari pernyataan tersebut adalah:
1.       Mahasiswa dinyatakan Lulus MK Matematika jika Nilainya 60 atau lebih
2.       Mahasiswa dinyatakan Tidak Lulus MK Matematika jika Nilainya kurang dari 60.
Fungsi yang dapat dijalankan dalam Excel untuk pernyataan tersebut adalah:
=IF(pernyataan untuk sel yang dinilai, hasil jika pernyataan terpenuhi, hasil jika pernyataan tidak terpenuhi
Contoh 1:
=IF(C2>=60, "Lulus", "Tidak Lulus")
Keterangan:
Nilai pada sel target, yaitu sel C2 akan dinilai apakah nilainya sama dengan 60 atau lebih; jika nilai tersebut terpenuhi, yaitu nilainya sama dengan 60 atau lebih, maka akan dihasilkan pernyataan Lulus; sedangkan apabila nilainya tidak terpenuhi, yaitu kurang dari 60, maka akan dihasilkan pernyataan Tidak Lulus.
v Fungsi If Bertingkat
Sedangkan Syntax dari Fungsi IF bertingkat adalah sebagai berikut :
=IF(logical_test_value; value_if_true_1;IF(logical_test_value; value_if_true_2;IF(logical_test_value; value_if_true_n;value_if_false)

Untuk lebih jelasnya sekarang buat tabel seperti yang tedapat pada gambar di bawah ini :

setelah Anda selesai membuat tabel Nilai seperti gambar diatas, pada cell F3 buat formula nilai rata-rata dengan rumus =SUM(C3:E3)/3, kemudian copy paste pada baris selanjutnya. Perhatikan untuk kolom Nilai Angka, buat formula fungsi IF pada cell G3 tersebut seperti ini

=IF(F3>=85;"A";IF(F3>=70;"B";IF(F3>=55;"C";"D")))

Dari formula IF bertingkat tersebut, ditentukan bahwa apabila nilai rata-rata yang terdapat pada Cell F3 bernilai lebih dari 85 maka Nilai Angka(Huruf) pada cell G3 akan bernilai "A", jika nilai >= 70 maka nilai angka "B", sedangkan nilai "C" jika nilai rata-rata >= 55 dan "D" apabila nilai rata-rata kurang dari 55.

Selanjutnya adalah copy paste pada baris berikutnya pada kolom angka tersebut sehingga akan didapatkan hasil seperti yang tedapat pada gambar berikuini :
v 

v Penggunaan Rumus Bertingkat IF OR Excel
 Fungsi OR adalah fungsi yang mempunyai hasil Benar jika salah satu  dari dua tau lebih acuhan dalam kondisi benar, akan memiliki hasil salah jika semua acuhan tidak memiliki kondisi Benar
 Contoh :
 =IF(OR(A1=5,B1>7),A1+B1,”INTERNET”)
Jika
 sel A1 = 5 atau sel B1 > 7
maka diisi A1+B1
kalau tidak maka diisi kata “INTERNET”


v Penggunaan Rumus IF AND Excel
  Fungsi AND adalah Fungsi yang akan menyeleksi Dua Atau lebih kondisi yang benar artinya jika dua atau lebih kondisinya Benar maka hasilnya Benar, namun jika Salah satu kondisi salah mak hasilnya akan salah.
 Contoh :
 =IF(AND(A1=5,B1>7),A1+B1,”INTERNET”)
Jika
 sel A1 = 5 dan sel B1 > 7
maka diisi A1+B1
kalau tidak maka diisi kata “INTERNET”
 Untuk penggunakan rumus bertingkat IF OR AND sekaligus tidak saya uraikan dalam artikel ini, karena sudah capek ngetiknya (:lol: padahal karena sulit dalam penjelasannya, jadi panjang). Sebagai contoh saja =IF(AND(OR(E2>10,K2>10)=5,SUM(E2,K2)=5),”tidak”) tentunya ini kalau dijelaskan jadi muter-muter.
v Pengertian Desain Berbasis Vektor Dan Bitmap

Desain Grafis adalah cabang ilmu dari seni Desain yang dalam perkembangannya Desain Grafis dibantu oleh komputer dalam mendesain sebuah obyek.
 Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.
 Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai produk dari desain, sehingga muncul istilah “perancangan proses”.
 Grafika adalah segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Contohnya adalah: foto, gambar/drawing, line art, grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris, peta, gambar teknik, dan lain-lain. Seringkali dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, dan warna.
 Dalam bahasa Indonesia, kata “grafis” sering dikaitkan dengan seni grafis (printmaking) dan desain grafis atau desain komunikasi visual.

 Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metode merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak
Perancang Grafis bertugas untuk menyampaikan sebuah informasi yang diinginkan oleh produk / klien dalam bentuk desain yang menarik. Seorang Desainer harus memiliki minimal 7 ( tujuh ) Dimensi Keilmuan yaitu :
*      Wawasan Teknologi
*      Wawasan Sains
*      Wawasan Seni
*      Wawasan Sosial Dan Budaya
*      Wawasan Filsafat Dan Etika
Kemampuan olah nirmana: Dipakai untuk membuat hasil karya grafis yang menarik sekaligus mempunyai fungsi dan manfaat yang sesuai.
Software Desain Grafis: Digunakan untuk menerapkan kreasi ide grafis pada media elektronik sehingga dapat dibuat massal atau untuk kebutuhan krusial lainnya. (artikel lengkap ada di kemampuan wajib desainer grafis)
Dan di dalam desain grafis itu sendiri terdapat 2 macam desain grafis yaitu desain grafis berbasis vector dan desain grafis berbasis bitmap yang masing – masing mempunyai kelebihan dan kekurangan berikut bahasannya dari ke 2 macam desain grafis tersebut :
Ø  Desain Bitmap
 Grafis desain bitmap adalah objek gambar yang dibentuk dengan raster/pixel/titik koordinat. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Hal ini akan semakin halus citra grafis, tetapi kapasitas filenya akan semakin besar.
 Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap tergantung pada banyaknya pixel warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut.
 Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap antara lain: Adobe Photoshop, Corel Photopaint, Microsoft Photo Editor, dan Macromedia Fireworks.
Ø  Desain Vektor
 Grafis desain vektor adalah objek gambar yang menggunakan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu. Pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakai banyak memori.
 Program aplikasi grafis vektor, antara lain CorelDraw, Macromedia Freehand, Adobe Illustrator, Micrografx Designer.
·         Kelebihan Dan Kekurangan Desain Berbasis Vektor Dan Bitmap :
  Kelebihan Grafis Vektor
·         Ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efisien
·         Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu tampilannya
·         Dapat dicetak pada resolusi tertingi printer Anda
·         Menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan
Kekurangan Grafis Vektor
·         Tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor yang prima ketika melakukan konversi objek gambar tersebut dari format bitmap
  Kelebihan Grafis Bitmap
·         Dapat ditambahkan efek khusus tertentu sehingga dapat membuat objek tampil sesuai keinginan.
·         Dapat menghasilkan objek gambar bitmap darionjek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat, mutu hasilnya pun dapat ditentukan
  Kekurangan Grafis Bitmap
·         Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar.
·         Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah
Aplikasi untuk membuat grafis vektor dan bitmap
 CorelDraw merupakan salah satu program yang banyak digunakan dalam pembuatan desain grafis dan editing Bitmap yang dilengkapi dengan full color management system dan interactive tools yang memudahkan dalam pembuatan dan editing suatu objek.
 Adobe Photoshop merupakan salah satu program aplikasi yang digunakan unuk mengedit sebuah gambar (image) menjadi gambar yang lebih menarik, serta bisa menyunting foto dan gambar-gambar yang telah di-scan ke dalam komputer.
v Macam-macam Toolbox CorelDRAW X3 dan Fungsinya
Macam-macam Toolbox CorenDRAW X3 dan Fungsinya. Toolbox merupakan kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek. Secara default toolbox terletak di bagian kiri dan lembar kerja. Dengan fasilitas toolbox, Anda dapat memodifikasi, seperti mengubah bentuk objek, mendistorsi objek, mewarnai objek, dan memberi efek-efek tertentu. Tombol-tombol yang berada dalam toolbox ada yang mempunyai subtombol, ada pula yang tidak. Tombol yang ada tanda panah di sudut kanan bawah dari tombol tersebut berarti mempunyai subtombol. Untuk menampilkan subtombol dalam toolbox, klik dan tahan agak lama tombol tersebut sehingga akan tampak subtombol yang ada di dalamnya.
Tabel 1.2 Ikon-Ikon pada Toolbox dan Fungsinya
Icon
Nama
Fungsi
Pick Tool           
Digunakan untuk memilih objek, memindah objek, memutar objek, dan mengubah ukuran objek
Freehand Tool 
Digunakan untuk membuat garis bebas seperti halnya Anda menggambar dengan pensil.
Bezier Tool       
Digunakan untuk membuat garis kurva lengkung maupun garis lurus menggunakan titik-titik hubung objek.
Crop     
Digunakan untuk memotong area objek yang tidak diperlukan.
Artistic Media Tool       
Digunakan untuk membuat garis artistik.
Smart Fill Tool
Digunakan untuk mewarnai objek dan sekaligus membentuk objek baru berdasarkan bentuk objek yang diberi warna.
Rectangle Tool
Digunakan untuk menggambar objek persegi panjang atau bujur sangkar.
Ellipse Tool      
Digunakan untuk menggambar objek lingkaran atau elips.
Basic Shapes     
Digunakan untuk menggambar bentuk yang telah disediakan oleh komputer.
Text Tool           
Digunakan untuk menuliskan teks di lembar kerja.
Interactive Blend Tool
Digunakan untuk membaurkan dua objek atau lebih.
Eyedropper Tool            .
Digunakan untuk mengambil warna dari warna objek yang lain
Outline Tool      .
Digunakan untuk mengatur pembuatan garis outline
Fill Tool              
Digunakan untuk mewarnai bidang objek.
Interactive Fill Tool      
Digunakan untuk mewarnai bidang objek secara interaktif.
Paintbucket Tool           
Digunakan untuk mewarnai sebuah objek setelah Anda mengambil warna dari objek yang lain menggunakanEyedropper Tool.
Hand Tool
Digunakan untuk menggeser lembar kerja guna melihat objek-objek yang tidak tampak pada lembar kerja.
Zoom Tool                        
Digunakan untuk mengubah besar kecilnya tampilan lembar kerja dengan berbagai ukuran, selain juga untuk melihat besar kecilnya bagian objek tertentu.
Shape Tool        
Digunakan untuk mengedit bentuk objek, seperti melengkungkan objek garis kurva, menggeser dan menghapus node/ titik edit.
Polygon Tool
Digunakan untuk menggambar objek polygon (segibanyak)
Smart Drawing Tool     

Digunakan untuk menggambar garis bebas yang dapat dikenali sebagai bentuk dasar dan selanjutnya CorelDRAW secara otomatis akan mengkonvesinya menjadi satu bentuk objek
3 Point Curve Tool        

Digunakan untuk menggambar garis kurva
Dimension Tool              

Digunakan untuk membuat garis dimensi sebagai alat bantu untuk mengukur panjang atau tinggi objek.

Sumber;